Sumenep, jtvmaduranews.com – Jalan-jalan ke Sumenep jangan lupa cicipi kulinernya yang khas. Kota ini selain menyimpan tempat-tempat wisata yang indah, juga punya banyak makanan yang lezat dan unik yang harus dicoba.
Berbeda dari rujak pada umumnya, rujak selingkuh punya sensasi yang khas saat dimasukkan ke mulut.
Mendengar kata selingkuh jangan identik dengan hal negatif dulu. Nama yang aneh ini digunakan nama makanan yang menyimpan cita rasa kuliner yang sangat enak dan nikmat.
Rujak ini merupakan salah satu kuliner khas Madura, tepatnya di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kuliner khas satu ini adalah perpaduan antara rujak dan soto atau perselingkuhan rasa rujak dan soto yang sangat nikmat, pantas saja kuliner satu ini di namakan rujak selingkuh. Cukup satu porsi menu kalian bisa menikmati dua varian rasa yang menggugah selerah makan.
Dalam penyajian kuliner ini, ada taburan sayuran, bihun, lontong, daging cingur atau mulut sapi, lalu irisan babat dan kikil.
Kemudian sajian tersebut diberi bumbu dan sambal rujak lalu disirami kuah soto, serta terakhir diatasnya ditaburi bawang goreng dan kripik singkong renyah.
Kuliner rujak yang dicampur soto ini, rasanya benar-benar khas dan unik.
Dijamin dengan satu porsi Rujak Selingkuh pasti sangat kenyang dan puas.
Yatik, penjual rujak selingkuh, mengaku kuliner khas madura yang dirinya buat dijamin tidak ada duanya, dibuktikan dari banyaknya pembeli yang terus berdatangan setiap harinya.
“Alasan dinamakan rujak selingkuh karena dua menu makanan disajikan dalam satu porsi,” ungkap Yatik Sabtu (10/04/2021)
Sementara salah seorang pembeli Herman polos mengatakan, selain enak dimakan, sajian porsi kuliner selingkuh ini juga memiliki rasa unik yang sulit ditemukan di daerah lainnya.
“Banyak rujak-rujak yang lain, tapi rujak satu ini berbeda karena sajiannya ada babat dan soto sehingga menjadi keunikan tersendiri dan rasanya enak,” paparnya.
Satu porsi rujak selingkuh milik Yatik ini dibanderol harga Rp 15.000 saja, pembeli sudah bisa menikmati lezatnya kuliner khas Sumenep berjuluk kota keris itu. (Wild/San).









