Moh. Hasan : jmnc
Puluhan aktifis yang tergabung dalam Forum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pamekasan melakukan audiensi ke Komisi IV Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabuapten Pamekasan, Madura, Jawa, Timur.
Hadir dalam audiensi tersebut. Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, dan Dinas Kesehatan Jawa Timur. Kasatreskrim Polres Pamekasan, serta dari MUI Pamekasan.
Kedatangan mereka meminta DPRD Komisi IV untuk pro aktif memonitor kejadian suntik vaksin defteri di Kecamatan Kadur Pamekasan, meminta Dinas Kesehatan bertanggung jawab penuh terhadap korban atas kejadian materi berupa biaya perawatan, meminta dinas kesehatan meminta maaf secara langsung dan terbuka kepada pihak yang dirugikan, menghentikan sementara program suntik vaksin difteri secara keseluruhan di Kabupaten Pameaksan, sampai ada kejelasan hasil akhir dari vaksin yang diteliti di Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Surabaya. Meminta Polres Pamekasan pro aktif menyampaikan kepada masyarakat hasil penyelidikan berkaitan dengan kejadian korban vaksin defteri.
Ketua Forum LSM Pamekasan, Ribut, meminta kepada pihak dinas kesehatan Pamekasan meminta untuk dihentikan dulu program suntik vaksin difteri untuk sementara sampai ada kejelasan. Jika memang tidak ada persoalan baru kemudian bisa dilanjutkan.
Sementara Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Jawa Timur Ansarul mengatakan pihaknya akan mengikuti proses penyelidikan oleh BPOM. dan akan menunggu hasilnya. Apakah betul betul dampak dari imunisasi atau tidak.









