Ismail Hasyim Dan Moch Sahid -jmnc
Dua rumah ketua Ormas Islam di Bangkalan yaitu ketua PCNU Bangkalan KH Makki Natsir dan ketua PD muhamadiyah Bangkalan h tamar djaya menjadi dua rumah pertama kali yang Dicoklit oleh PPDP di Bangkalan yang mana dua rumah ketua Ormas Islam terbesar ini sama sama terletak di satu kelurahan yaitu kelurahan kemayoran
Sekitar pukul 08.00 WIB petugas pemutakhiran data pemilih(PPAD) kecamatan kota Bangkalan, yang didampingi ketua KPU Bangkalan, mendatangi rumah ketua PCNU Bangkalan . hal ini dilakukan untuk melakukan pencocokan data pemilih dalam pemilihan kepala daerah di Bangkalan.
Kurang lebih satu jam melakukan pendataan di rumah ketua PCNU, akhirnya rombongan PPAD pun melanjutkan kembali pendataannya ke rumah ketua pimpinan daerah muhamadiyah Bangkalan, yang kebetulan juga terletak dalam satu kelurahan yaitu kelurahan kemayoran.
Dua rumah pimpinan Ormas Islam terbesar di Bangkalan ini, menjadi dua rumah pertama kali di Bangkalan yang dicoklit oleh PPAD kecamatan kota Bangkalan, yang kemudian dilanjutkan dengan pendataan ke rumah rumah masyarakat yang lainnya.
Fauzan Jakfar ketua KPU Bangkalan mengatakan hari ini adalah hari pertama coklit serentak di 171 daerah provinsi , kabupaten,kota yang melakukan pemilihan kepala daerah dan di hari pertama ini KPU memprioritaskan tokoh tokoh masyarakat di Bangkalan yang pertama kali didatangi KPU adalah ketua PCNU dan ketua PD muhamadiyah Bangkalan yang akan dilanjutkan dengan masyarakat yang lain : Moch Fauzan jakfar , ketua KPU Bangkalan
Tamar djaya ketua pd muhamadiyah kabupaten Bangkalan mengatakan KPU sudah bekerja dengan jadwal atau schedule yang sudah disusun dan berharap KPU tetap bekerja sesuai dengan tupoksinya ,bekerja secara profesional dan tidak membeda bedakan masyarakatnya sehingga semua masyarakat yang mempunyai hak pilih dapat didata : H Tamar Djaya , ketua PD Muhamadiyah Kab. Bangkalan
Sedangkan hari ini sebanyak 1.984 PPDP dikabupaten Bangkalan yang didampingi 843 PPS dan 90 PPK serta lima komisioner KPU Bangkalan mendatangi rumah rumah warga untuk melakukan Coklit yang akan dilakukan sampai dengan 18 Februari 2018.









