Pamekasan, jtvmaduranews.com – Selasa sore, Dinas Perhubungan Kabupaten Pamekasan bersama Satgas-19 Pamekasan memantau bus yang datang dari luar daerah Madura masuk ke Pamekasan.
Salah satunya rombongan santri dari daerah Kediri dan Lumajang yang menggunakan armada bus juga tak luput dari pemantauan.
Puluhan santri tersebut harus menjalani pemeriksaaan kesehatan terlebih dahulu oleh tim Satgas Covid-19 Pamekasan sebelum diserahkan kepada keluarganya. salah satunya melakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermal scanner dan penyemprotan pada bus beserta barang bawaan santri.
“Pemantauaan ini dilakuakn di beberapa titik pos pemantaaun. diantaranya di Rest Area Bongkar Muat Barang, terminal Ronggosukowati, Kecamatan Proppo dan wilayah pantura tepatnya di Kecamatan Batumarmar,” kata Ajib Abdullah, Kepala Dishub Pamekasan.
Pendirian posko itu bertujuan untuk memantau pergerakan masyarakat yang datang dari luar daerah baik yang menggunakan angkutan umum maupun pribadi.
“Pemantauan ini akan terus dilakukan selama 24 jam mengingat pergerakan warga dari luar daerah Madura terus bertambah. hal ini juga untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, tambahnya. (hasan)
https://www.youtube.com/watch?v=ZaWormr-O6E&feature=youtu.be









