Pamekasan, jtvmaduranews.com – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bersama Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan setempat memantau langsung kondisi kesehatan santri pondok pesantren dari daerah Kediri dan lumajAng pada Selasa sore.
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kesehataan puluhan santri dari luar daerah tersebut di tengah wabahnya virus corona atau Covid-19 di Indonesia.
Puluhan santri yang turun dari bus langsung disuruh berdiri satu persatu dengan jarak satu meter untuk dicek kesehatannya oleh Tim Satgas Covid-19 Pamekasan dengan dilakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermal scanner.
Selain itu, penyemprotan disinfektan pada bus dan barang bawaan santri.
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan santri dari luar daerah Madura.
“Oleh karena itu, santri dari luar Madura ini akan dipantau terus oleh tim Satgas Covid-19 Pamekasan, karena Orang Dalam Resiko (ODR) di Kabupaten Pamekasan cukup drastis,” kata Buapati Pamekasan
Setelah puluhan santri ini diperiksa oleh petugas. para santri juga diberikan edukasi dan selebaran kertas sosialisasi pencegahan Covid-19. kemudian mereka pulang dengan dijemput oleh orang tuanya masin-masing.
“Kepada santri untuk menjaga kesehatannya dan tetap di rumah serta jangan banyak berinteraksi dengan banyak orang atau menjaga jaga jarak,” tambahnya. (hasan)









