Ismail Hasyim dan Moch Sahid : jmnc

Mengantisipasi rongrongan yang akan merusak keutuhan NKRI khususnya pada saat ini dimana isu isu radikalisme dan terorisme selalu menjadi trending topik dan selalu menghiasi halaman depan di setiap pemberitaan baik dimedia cetak, online maupun media electronik.

Sebab itu pengetahuan tentang wawasan kebangsaan dirasa sangat perlu terus digalakkan di setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara utamanya bagi kalangan ASN baik di tingkatan Kabupaten maupun di tingkatan Kecamatan sebagai modal utama  memfilter isu-isu yang akan mengancam kedaulatan Negara RI.

Karena tanpa kita sadari secara perlahan lahan nilai kecintaaan kita terhadap Bangsa dan Negara mulai mengalami degradasi dan hal ini kalau dibiarkan terus menerus tidak mustahil Bangsa Indonesia akan kehilangan jati dirinya sebagai negara yang berasaskan Pancasila.

Tommy Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bangkalan mengatakan perlunya kita mengembangkan wawasan kebangsaan ini karena pasca reformasi pendidikan Pancasila kepada masyarakat dan ASN telah mengalami degradasi kecintaan kepada Bangsa dan Negara dan Tommy juga merespon positif masuknya materi radikalisme ke kurikulum pendidikan karena itu masuk dalam pendidikan karakter dimana pendidikan karakter harus juga diisi dengan isu yang saat ini menjadi sorotan yaitu tentang radikalisme maupun terorisme sehingga masyarakat perlu diberi tambahan pengetahuan tentang bahaya radikalisme maupun terorisme.

Diharapkan nantinya para ASN yang telah mengikuti wawasan kebangsaan ini dapat menularkan pengetahuannya kepada masyarakat karena sesuai dengan UU RI nomor 5 tahun 2014 pasal 10 tentang Aparatur Sipil Negara , fungsi ASN adalah  pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan perekat dan pemersatu Bangsa.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here