Sumenep, jtvmaduranews.com – Seperti sebelumnya,aksi sosial bagi-bagi sembako di awal Ramadhan kali ini dilakukan dengan sistem hunting atau mendatani para penerima, baik di rumahnya masing-masing atau di jalan-jalan,sasaran utama bagi-bagi sembako dan masker oleh KJS kali ini ialah para guru sukwan atau honorer K2, guru ngaji, dan para pedagang di sekitar tempat wisata, seperti di area Asta Tinggi.
Selain itu, sembako dan masker juga diberikan kepada warga kurang mampu, pedagang klontong, para abang becak, serta tukang ojek online yang menurun pendapatannya akibat pandemi Covid-19.
“Guru sukwan, guru ngaji, dan pedagang di sekitar tempat wisata menjadi sasaran utama karena sejuah ini mereka sepertinya luput dari perhatian sejumlah pihak,” kata Ahmad Sa’I, selaku ketua Komunitas Jurnalis Sumenep.
Salah seorang guru, Melly Agustina mengaku sudah dua bulan tidak digaji selama pandemi Covid 19.
“Dengan mendapatkan bantuan sembako saya bersyukur dan merasa terbantu memenuhi kebutuhan hidup di bulan puasa ini,” kata MellyAgustina.
Pihak Komunitas Jurnalis Sumenep, mengharapkan bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban mereka di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang.(wildan)









