Sumenep, jtvmaduranews.com – Sebagai dukungan dan apresiasi kepada petugas medis ditengah pandemi virus corona ini, dua siswa kelas 6 SD Negeri Pangarangan 3, di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, membuat game berbasis android, game offline buatan Vicko Raynur Rhaka Zulfaqor dan Dimitri Mahya Maini ini diberi nama corona avoid bertema seorang petugas medis lengkap mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) yang berlari dengan rintangan virus corona.
“Ide pembuatan game tersebut berdasarkan kondisi saat ini dan arahan para guru, dalam proses pembuatan game tersebut dibutuhkan waktu satu hari, baik penyusunan program hingga karakter,” kata Vicko Raynur Rhaka Zulfaqor, siswa SD pembuat game.
Sementara salah seorang guru sekaligus pendamping tim digital sd negeri pangarangan 3, mengatakan, game corona avoid selain sebagai dukungan kepada petugas medis juga menjadi bagian edukasi kepada siswa.
“Sejauh ini penyebaran game itu masih melalui sarana aplikasi pesan dan banyak mendapatkan respon positif, dari berbagai elemen,” kata Andilala, selaku guru pendamping.
Pihaknya menambahkan, kedepan game corona avoid akan terus dikembangkan sehingga memiliki lebih banyak keseruan, sebelum corona avoid, tim digital SD Negeri Pangarangan 3 telah menghasilkan sejumlah game edukasi lainnya, baik bertema pendidikan maupun kearifan lokal Madura.(wildan)









