Pamekasan, jtvmaduranews.com – Ratusan santri dan santriwati Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo asal Pamekasan, tiba dilokasi penjemputan di Terminal Bongkar Muat Barang Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur. pada Rabu Sore.

Santri dan santriwati Ponpes Nurul Jadid Paiton asal Pamekasan ini berjumlah sebanyak seratus empat puluh dua orang, dengan diangkut empat armada bus.,

Mereka disambut  oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam bersama Satgas Covid 19 dan wali santri.

Setiba di lokasi penjemputan, satu persatu santri keluar dari bus dan langsung berbaris dengan jaga jarak sekitar satu meter, kemudian dilakukan screening suhu tubuh mereka menggunakan alat thermal scanner. dan tak lupt juga, armada bus dan barang bawaanya disemprot disinfektan.

“Sementara dalam proses screening suhu tubuh ini, ditemukan satu orang santri yang suhu tubuhnya melebihi tiga puluh delapan derajat,” kata dr. Heny, satgas Covid 19 wilayah Kecamatan Tlanakan Pamekasan.

Untuk memudahkan pendataan, santri tersebut dipisahkan dari barisan, kemudian diberikan obat- obatan serta dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, serta diserahkan kepada petugas kesehatan asal santri, untuk dilakukan pemantauan lebih lanjut.

“Kepada santri untuk menjaga kesehatan dan melakukan Physical Distancing atau jaga jarak untuk mencegah penyeberan virus corona,” kata Baddrut Tamam, Bupati Pamekasan.

Selain dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, ratusan santri ini juga di berikan edukasi untuk memutus penyebaran virus Covid 19, dengan mengisolasi diri selama empat belas hari. (hasan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here