Sumenep, jtvmaduranews.com – Beberapa pekan terakhir ini cuaca ekstrim dengan gelombang ombak yang tinggi membuat kapal  rute kepulauan di Sumenep Jawa Timur, tidak beroperasi, akibat dari kajadian ini mengakibatkan ratusan penumpang terlantar di terminal pelabuhan, seluruh penumpang merupakan warga kepulauan diantaranya warga Pulau Masalembu, Pulau Kangean,Pulau Sapeken serta warga kepulauan yang lainnya.

Dari kondisi yang dialami warga kepulauan saat ini di pelabuhan Kalianget Sumenep, membuat Wakil Bupati Sumenep, turun langsung menemui warga yang sudah 3 hari terlantar, Wakil Bupati Sumenep menanyakan langsung pada Warfa akan kebutuhan yang diperlukan sampai kapal mulai beroperasi kembali, serta menjamin konsumsi makan tiga kali dalam sehari .

“Mereka warga kita juga sehingga harus benar-benar diberikan perhatian makannya kita tanggung selama menunggu kapal di sini,” kata Wabup Ahmad Fauzi.

Sementara, pihak Syabandar Pelabuhan Kalianget mengatakan, dari informasi BMKG Kalianget  cuaca buruk terjadi  diakhir pekan ini dari tanggal 5 sampai 9 jaNuari, dengan kondisi gelombang ombak tinggi sehingga membuat Syabandar Pelabuhan Kalianget memberhentikan operasi kapal rute kekepulauan untuk sementara, tetapi dari informasi terbaru, bahwasanya mulai tanggal delapan kapal akan mulai beroperasi kembali rute kepulauan, ini di informasikan dari pihak BMKG  cuaca mulai membaik .

“Pelayaran yang kami tunda yaitu Kalianget – Kangean deviasi Sapeken dan Kalianget-Masalembu,” kata Edy Sucipto, petugas lalu lintas dan angkutan laut dan usaha kepelabuhanan pada KSOP Kalianget, Selasa (7,1,2020).

Dari kondisi cuaca saat ini, dihimbau kepada seluruh masyarakat yang hendak akan melakukan perjalan transportasi laut untuk tetap bersabar, karena tidak jauh kemungkinan cuaca akan terus berubah-ubah. (wildan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here