Jumat, Oktober 18, 2019
No menu items!

DIKELUHKAN, PANJA PDAM DATANGI SUMBER AIR

Must Read

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Polres Bangkalan Siagakan 350 Personel Keamanan

Bangkalan, jtvmaduranews.com - Menjaga kondusifitas di daerah khususnya di Kabupaten Bangkalan, Polres Bangkalan melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka...

E-litigasi, Pangkas Waktu Menunggu di Pengadilan

Bangkalan, jtvmaduranews.com - Lahirnya Perma No. 01, Tahun 2019, merupakan wujud nyata Mahkamah Agung melangkah ke era...

Detik-detik Tim Kejari Eksekusi Notaris di Bangkalan

Bangkalan, jtvmaduranews.com - Notaris berinisial IY, 52 tahun, warga Bangkalan, dieksekusi di tempat kerjanya, di Jalan Pemuda...




Sampang – Sejumlah Anggota Panitia Kerja (PANJA) PDAM Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Jawa timur ,mendatangani salah satu sumber mata air yang di gunakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Dusun Tengah Desa Gunung Maddah Kota Sampang.

Kedatangan rombongan anggota PANJA PDAM untuk memastikan kondisi pipa induk yang di duga ada kebocoran penggunaan air sehingga anggota PANJA melakukan mengecek alat satu persatu hingga tempat gudang mesin pengontrol. “selama dua tahun terakhir kebutuhan air bersih pelanggan PDAM selalu di keluhkan karena adanya dugaan terjadinya kebocoran penggunaan air”. Kata Samsul Arifin salah satu anggota PANJA PDAM Trunojoyo, Sampang.

Lebih lanjut ia mengatakan pengontrolan yang di lakukannya di sebabkan dari lima titik sumber mata air yang menyuplai ke wilayah kota sampang di ketahui sebanyak 150 liter per detik, sedangkan jumlah pelanggan diketahui sebanyak 8.000 di wilayah kota sampan. Maka asumsi kebutuhan air per Kepala Keluarga (KK) di wilayah sampang kurang lebih sebnyak 80 liter per detik, sehingga masih ada 70 liter per detik air yang hilang.

“Kuat dugaan hilangnya sumber mata air yang menyebabkan PDAM selalu merugi di antaranya yaitu dari sebanyak 24 titik sumber air yang di miliki PDAM, hanya ada 4 titik yang di pasang water meter di pipa induk. Tidak hanya itu keberadaan water meter di pipa pelanggan juga diketahui masih kurang hingga 50% atau sebanyak 4.000 pelanggan masih belum memakai water meter. sehingga kami mendatangi salah satu tempat sumber mata air untuk memastikan penyebab dugaan dari kebocoran air, sambungnya.

Sementara, Subaidi, Staf Perencana PDAM Trunojoyo, Sampang, tidak mengelak dikatakan hingga saat ini di wilayah kota sampang masih kekurangan suplai air. “Kami tidak bisa memastikan secara pasti kekurangan air di wilayah kota sampang,” pungkasnya. (Moh. Zuhri)







LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

E-litigasi, Pangkas Waktu Menunggu di Pengadilan

Bangkalan, jtvmaduranews.com - Lahirnya Perma No. 01, Tahun 2019, merupakan wujud nyata Mahkamah Agung melangkah ke era sistem peradilan secara elektronik, yang...

Pertama Kali Diberlakukan, PNS Kesulitan Akses Absen Digital Pemkab Bangkalan

Bangkalan, jtvmaduranews.com - Bertepatan dengan upacara peringatan Hari Jadi Provinsi ke-74 yang digelar Pemkab Bangkalan, ada pemandangan menarik sebelum dimulainya upacara. Seluruh...

Capai 2,2 Miliar, Pembelanjaan ATK Desa Diragukan Aktivis Sampang

Sampang, jtvmaduranews.com - Alokasi dana Alat Tulis Kantor (ATK) yang dialokasikan oleh pemerintah desa mencapai 2,2 miliar pertahun, dari 180 desa di Kabupaten Sampang....

Berita Lainnya