Sabtu, Oktober 19, 2019
No menu items!

Petani Mulai Resah dengan Rencana Naiknya Cukai Rokok 23 Persen

Must Read

Patroli Gabungan Skala Besar, Sasar Titik Rawan Konflik di Bangkalan

Bangkalan, jtvmaduranews.com - Sejak pukul 20.00 WIB, personel gabungan Polri, TNI dan Satpol PP Kabupaten Bangkalan sudah...

Antusiasme Pelajar Ikuti Lomba Tembak Senapan Angin

Sampang, jtvmaduranews.com - Para pelajar, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan umum dari berbagai daerah yang...

Wabup Pamekasan Buka Seminar dan Pengukuhan Bunda Baca Pamekasan

Pamekasan, jtvmaduranews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional...

Pamekasan, jtvmaduranews.com – Rencana Pemerintah menaikkan cukai rokok naik 23 persen pada tahun 2020 dikeluhkan petani dan pengepul di Kabupaten Pamekasan, Madura. Kenaikan dikhwatirkan membuat industri rokok mengurangi pembelian tembakau dan membeli tembakau dengan harga murah ke petani.

“Dampaknya pada masyarakat yang menjerit, jadi tolong pemerintah jangan sampai cukai terlalu naik”. Kata Fadli, Petani Tembakau.

Tidak hanya itu, imbas kenaikan cukai rokok memicu mengurangi tenaga kerja tembakau secara besar-besaran.

“Dengan kebijakan baru pemerintah menaikkan cukai, pasti yang akan menjadi korban berkali-kali adalah peatani”. Katasuli Faris, pemilik gudang.

Petani dan industri rokok berharap lemerintah dapat menunda kenaikan cukai rokok yang ditetapkan sebesar 23 persen pada 1 Januari 2020. Pasalnya di Kabupaten Pamekasan, Madura warganya mayoritas adalah petani tembakau. (hasan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Wabup Pamekasan Buka Seminar dan Pengukuhan Bunda Baca Pamekasan

Pamekasan, jtvmaduranews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional menyelenggarakan seminar dengan tema "Membangun...

Petugas Gabungan Tutup Tempat Karaoke yang Nekat Buka

Pamekasan, jtvmaduranews.com - Petugas gabungan dari Satpol PP, Polres dan TNI Kabupaten Pamekasan langsung mendatangi tempat-tempat karaoke yang diduga tidak mengantongi izin.

Berita Lainnya